Sunday, May 25, 2008

dalam sendirian
kian lama aku rasakan sbuah ungkapan lama
betapa nilai seseorang sangat terasa bila ketiadaan
dan ketiadaan memberi petunjuk yg nyata
betapa rapuh jiwa di dalam bersendirian
dan betapa utuh bila bersama
hanya ada satu kata yang mampu untuk ungkap semuanya
iaitu cinta

namun ada satu hutang yang belum terbayar
sudah tiba saatnya aku bercerita
kenapa dengan cinta itu aku kita harus berjauhan

seperti mana terbitnya mentari
atau seperti mana waktu yang tidak pernah berhenti
perasaan aku akan selalu dekat dgnu
seperti berbicara,
betapa sempitnya waktu, betapa besarnya cinta dan
jika sekalipun kita percaya pada hidup selepas mati
kita tidak akan bertemu lagi

kita selalu mencuba untuk menghargai hidup
agar lebih bererti
meskipun kecil


-ungu violet-

1 comment:

apek terror said...

erks..lu mmg ini macam ker???